BERANDA > PROFIL KAMI > PIMPINAN DEWAN

PIMPINAN DEWAN

PIMPINAN DEWAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS

PRESIDEN DIREKTUR

Ibu Ninda Rahayu

Pada tahun 2011, Ibu Rahayu adalah pemegang saham pendiri PT Lobo Resources (50% pemilik), perusahaan mana yang mengidentifikasi konsesi IMP dan ketentuan yang diatur. Pada 2015, ia juga mendirikan pemegang saham PT Lobo Hachoi Mineral (50% pemilik), perusahaan mana yang melakukan semua uji tuntas eksplorasi di tambang IMP dan menghasilkan studi Kelayakan Detil, Pro Forma dan proposal EPC untuk Berkonsentrasi dan Peleburan / Pemurnian. Persyaratan Konstruksi Pabrik dari rencana bisnis IMP. Pada 2016, Ibu Rahayu menjadi 50% pemilik PT. Indo Mineralita Prima (IMP), yang telah dikonfirmasi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, dan kemudian dikonfirmasi lagi dengan peninjauan dokumen BKPM sebelum aplikasi IPPKH (yang merupakan lisensi final sebelum penambangan aktif). Kepemilikannya saat ini sekitar 38,9%, dan akan berkurang menjadi antara 20% dan 30% karena investor menerima saham yang dijamin ketika perusahaan diubah menjadi PT PMA (Perusahaan Penanaman Modal Asing).

Ibu Rahayu telah bekerja dengan kontak di seluruh pemerintah Indonesia untuk memandu proses legalisasi akhir untuk konsesi IMP, yang akan segera diselesaikan ketika Izin untuk Meminjam dan Menggunakan Tanah Produksi Kehutanan yang dikendalikan oleh pemerintah (disebut Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan atau "IPPKH" untuk pendek) diterbitkan.

Sebagai Direktur Utama IMP, Ibu Rahayu bertugas memimpin rapat Dewan Direksi dan mendukung dewan dalam membuat keputusan untuk memandu strategi dan taktik operasional dan bisnis. Dia bergabung di BoD oleh CEO Paul Burnett, yang merupakan suami Nyonya Rahayu, dan CFO Craig Owensby, yang adalah suami Ibu Fitriyah (lihat Kepemimpinan untuk informasi lebih lanjut). Sementara kepemimpinan sampai saat ini telah disimpan cadangan untuk memfasilitasi kegesitan selama proses legalisasi, ketika perusahaan mengkonversi ke PMA, itu akan memperluas BoD untuk memasukkan pertambangan, pengolahan, dan ahli investasi.

KOMISARIS

Ibu Lilis Fitriyah

Pada tahun 2011, Ibu Fitriyah adalah pemegang saham pendiri PT Lobo Resources (50% pemilik), yang perusahaan mengidentifikasi konsesi IMP dan ketentuan yang diatur. Pada 2015, ia juga mendirikan pemegang saham PT Lobo Hachoi Mineral (50% pemilik), perusahaan mana yang melakukan semua uji tuntas eksplorasi di tambang IMP dan menghasilkan studi Kelayakan Detil, Pro Forma dan proposal EPC untuk Berkonsentrasi dan Peleburan / Pemurnian. Persyaratan Konstruksi Pabrik dari rencana bisnis IMP. Pada 2016, Ibu Fitriyah menjadi 50% pemilik PT. Indo Mineralita Prima (IMP), yang telah dikonfirmasi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, dan kemudian dikonfirmasi lagi dengan peninjauan dokumen BKPM sebelum aplikasi IPPKH (yang merupakan lisensi final sebelum penambangan aktif). Kepemilikannya saat ini sekitar 38,9%, dan akan berkurang menjadi antara 20% dan 30% karena investor menerima saham yang dijamin ketika perusahaan diubah menjadi PT PMA (Perusahaan Penanaman Modal Asing).

Sebagai Komisaris, Ibu Fitriyah bertugas mengawasi Dewan Direksi, dan secara khusus memastikan bahwa tugas fidusia Direksi untuk mengejar manfaat maksimum dan setara untuk setiap kepemilikan saham, dan untuk memastikan hal ini dilakukan sesuai dengan hukum perusahaan Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar IMP.

 

Berdasarkan hukum perusahaan Indonesia, Komisaris secara khusus ditugaskan dengan peninjauan keputusan keuangan dan kontraktual yang dibuat oleh Dewan Direksi untuk memastikan bahwa mereka tidak diformulasikan untuk kepentingan satu kepemilikan saham versus yang lain. Komisaris juga bertugas mengamati pelaksanaan keputusan Direksi. Untuk melakukannya, Komisaris berhak untuk menghadiri semua rapat Dewan Direktur, menerima semua data keuangan, informasi dan akun, dan mungkin memerlukan penjelasan di mana kegiatan tampak tidak konsisten dengan keputusan Direksi dan Keputusan Hukum Indonesia sebelumnya.

© IMP MINERALS (PT Indo Mineralita Prima) 2018